Tak ada tandas dalam pesawat, seorang lelaki kencing dalam beg

Salah satu pesawat milik Air Canada Express. Foto: news.com.au

OTTAWA - Satu insiden unik terjadi ketika penerbangan yang dikendalikan EVAS Air Charter Express dengan laluan Deer Lake menuju Wabush , Kanada , akhir bulan lalu .

Pesawat yang dikendalikan untuk Air Canada Express , jenis Beechcraft 1900 berkapasiti 19 orang , direka untuk penerbangan jarak pendek dan tak mempunyai tandas di dalamnya .

Ketiadaan tandas ini mencetuskan satu kejadian semasa penerbangan, seperti diceritakan Karen Jane , salah seorang penumpang kepada CBS News .

Karen Janes , yang terbang bersama dua anaknya , mengatakan bahawa para penumpang sudah diperingatkan saat di lapangan terbang bahawa pesawat yang akan mereka gunakan dalam penerbangan selama tiga jam itu tidak mempunyai tandas .

Oleh kerana itu , para penumpang dinasihatkan untuk melakukan keperluan hajatnya di lapangan terbang sebelum perjalanan dilakukan . Baru 10 minit pesawat itu berlepas , Karen mengatakan bahawa seorang lelaki yang duduk di belakangnya menepuk bahunya dan bertanya soal tandas di pesawat itu .

Dengan sopan , Jane menjelaskan bahawa pesawat itu tak menyediakan tandas . Namun , apa yang terjadi selanjutnya sungguh tak diduga perempuan itu .

" Lelaki itu kemudian meminta saya mengalih anak saya , lalu dia beralih sedikit tubuhnya , dan buang air kecil ke dalam sebuah beg , " kata Karen .

Lelaki itu , lanjut Karen , buang air kecil sebanyak dua kali , yang tentu saja mengejutkan para penumpang lain .

" Saya merasa tak selesa dan jijik . Sebab , lelaki ini buang air kecil di belakang saya dan anak saya yang berusia enam tahun , " ujar Karen .

Karen meneruskan , dia tak marah kepada lelaki itu kerana dia menduga lelaki tersebut mungkin mempunyai masalah kesihatan sehingga tak boleh menahan terlalu lama untuk buang air kecil . Karen telah mengadu kepada syarikat kerana menggunakan pesawat yang tak mempunyai tandas di dalamnya .

Jurucakap EVAS Air Charter , Florence White , berkata , masalah teknikal membuat syarikatnya terpaksa menggunakan pesawat ganti yang tak mempunyai tandas .

Sementara itu , jurucakap Air Canada , Isabelle Arthur , mengatakan bahawa peristiwa itu sangat tak diduga , dan pengurusan syarikat penerbangan akan segera meminta maaf kepada Karen Janes dan para penumpang yang lain

Sumber: kompas.com

No comments:

Post a Comment